Lelah

Mudah lelah baik saat bekerja maupun saat latihan, bisa jadi ini adalah pertanda bahwa Anda mengalami gejala anemia. Anemia adalah kondisi di mana produksi dan jumlah sel darah merah berada di bawah normal.

Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh. Padahal saat beraktivitas, terutama saat berolahraga, tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen sebagai bagian dari proses metabolisme tubuh.

Pentingnya Sel Darah Merah Bagi Performa Latihan

Sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan otot dan organ diproses didalam sumsum tulang. Setiap sel darah merah hidup selama 120 hari dalam sirkulasi darah. Penurunan dalam nilai dari unsur Ht, Hg, dan Hem dalam tubuh manusia disebut anemia. Pasokan sel-sel darah merah yang cukup sangat penting untuk aktivitas fisik dan kesehatan secara umum. Jika jumlah sel darah merah rendah berarti hanya sedikit oksigen yang dikirim ke otot. Karena oksigen sangat penting dalam proses pembakaran kalori oleh otot-otot dalam latihan aerobik, hal tersebut dapat menyebabkan efek buruk pada performa latihan anda.

Zat Besi Untuk Cegah dan Atasi Anemia

Banyak faktor yang bisa menyebabkan terhadap risiko menjadi anemia. Antara lain: pola makan rendah zat besi, pembatasan asupan kalori, gangguan nafsu makan, menstruasi tak teratur, kehamilan dan menyusui yang singkat, pendarahan dan donor darah. Namun kali ini kita akan membahas anemia yang paling sering terjadi pada wanita, yaitu anemia akibat kurangnya asupan zat besi.

Zat besi sangat dibutuhkan untuk membentuk protein yang disebut “hemoglobin” dalam sel darah merah. Hemoglobin adalah protein penting yang membawa oksigen dalam sel darah merah. Tanpa pasokan zat besi yang memadai, produksi sel-sel darah merah yang baru akan terhambat, kekurangan zat besi dapat mengakibatkan anemia. Tes hemoglobin mengukur gram hemoglobin per 100 mililiter volume darah. Nilai normal untuk perempuan 12 sampai 15 grams/100 ml darah. Jika hasil tes kurang dari nilai tersebut, maka menunjukkan bahwa Anda menderita anemia.

Wanita membutuhkan hampir dua kali lebih banyak zat besi daripada laki-laki karena wanita mengalami menstruasi. Latihan beban dapat meningkatkan kebutuhan zat besi dalam tubuh hingga 1 -2 miligram perhari. Hal ini mungkin disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor seperti, hilangnya zat besi saat berkeringat, kehilangan darah dari saluran kemih, atau sistem pencernaan , bahkan kerusakan sel darah merah dalam sirkulasi.

Gejala Anemia dan Pengaruhnya Pada Performa Latihan

Gejala anemia yang dialami setiap orang sangat bermacam-macam dan berhubungan dengan tingkat keparahan anemia. Pada tingkat anemia ringan tidak ada gejala yang muncul, meskipun Anda mungkin terlihat kelelahan selama latihan, perasaan terbakar atau berat di kaki, kesulitan dalam melakukan latihan berat dan mual setelah latihan. Jika anemia mesuki tahap parah (hemoglobin di bawah 9) Anda mungkin akan mengalami rasa pusing ketika berdiri, lelah selama beraktivitas dan sakit kepala.

Untuk mencegah anemia, pastikan bahwa kebutuhan zat besi Anda tercukupi setiap hari dan berlatihlah sesuai porsi, karena pola hidup sehat penting untuk memastikan tubuh berfungsi optimal.

About Hamba Allah

Mulai memikirkan kehidupan setelah mati, pertanggungjawaban kelak Starting care about life after death and responsibility as a human to God
This entry was posted in diet. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s