Batu Bacan

batu BACAN,BATU HIDUP berproses setelah anda memakainya.
SELAMAT DATANG DIBLOGSPOT SAYA. TIADA PUJIAN YANG PATUT HANYA ALLAH. DENGAN CIPTAANNYA KITA DAPAT MENIKMATI DAN MENSYUKURI BETAPA BANYAK CIPTAAN DIMUKA BUMI.
SAHABAT LEWAT BLOGSPOT ,SAYA HANYA MEMBERI KEPASTIAN JIKA BATU BACAN ADALAH BATU MULIA YANG HIDUP, ARTINYA WARNA BATU TERSEBUT BERUBAH KETIKA DIPAKAI MANUSIA. KEMAMPUAN INILAH HINGGA JENIS BATU INI TERBILANG HIDUP. YANG LEBIH UNIK WARNA BATUAN BATU BACAN INI BUKAN SAJA WARNA HIJAU LUMUT ATAU BIRU LAUT,NAMUN HAMPIR SELURUH WARNA ADA SELAIN MERAH DAN KUNING UTUH. NAMUN KEKURANGAN WARNA ITU DISEMPURNAKAN OLEH BEBATUAN MULIA YANG ADA DI PULAU OBI DAN MASIH TERMASUK WIL HALMERAH SELATAN. MENAKJUBKAN!!!
JENIS BATU BACAN YANG SUDAH POPULER DISEBUT ,TIDAK BERASAL DARI PULAU BACAN, HANYA SAJA,TENARNYA ISTILAH INI DIKARENAKAN BATU INI BERNILAI DAN AWAL JUAL/BELI BATU INI DI PULAU BACAN.
BEGITU JUGA ISTILAH SEBUTAN JENIS BATU BACAN DOKO DAN PALAMEA ADALAH TEMPAT DIMANA BERMUARANYA BATU INI DAN TEPATNYA DIPULAU KASIRUTA.

DENGAN TEHNIK PENGAMBILAN YANG SANGAT AMAT SUKAR.DISEBABKAN KEDALAMAN PENGGALIAN YANG MENYISISIR KETEBING DAN JURANG TERJAL. DALAM WANCARA SAYA DENGAN SEORANG PENAMBANG,JIKA GALIAN MEREKA 1 MINGGU,DAPATNYA BARU 1 METER. WAOW……! SETIAP BONGKAHAN NILAI JUALNYA PULUHAN JUTA DAN MEREKA TETAP LOYAL SEBAGAI PENAMBANG BATU MULIA.

20140119-063451.jpg

20140119-063717.jpg

About Hamba Allah

Mulai memikirkan kehidupan setelah mati, pertanggungjawaban kelak Starting care about life after death and responsibility as a human to God
This entry was posted in permata. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s