Keseimbangan kepentingan dunia dan akhirat

Sebagai muslim diumur umur mendekati 50 tahun alhamdulilah saya sudah concern dengan masalah ini.
Kita semua tahu bahwa di Islam di nyatakan bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara ( kurang lebih 60 tahun lah ).
Kehidupan abadi adalah nanti setelah kiamat terjadi, ada hari kebangkitan manusia kemudian dihisab hingga diputuskannya antara masuk neraka dan surga.
Bila seperti itu mengapa dalam kehidupan sehari hari di dunia ini maka kita lebih banyak memikirkan nikmatnya dunia dan mengenyampingkan aturan aturan yang dibuat Allah……..nauzubillah minzalik
Mulai lah saya mengevaluasi diri dan mencoba membuat list kegiatan sehari hari dimana dikatakan bahwa segala sesuatunya tergantung dengan niat. Tidak inginkah kita melakukan kegiatan rutin yang kita lakukan menjadi sebuah rutinitas ibadah?
Kalau sudah mengenai rutinitas ini maka setiap manusia mempunyai rutinitas yang berbeda.hanya …..hanya………
Berapa persen hasilnya rutinitas kita tersebut dengan mengingat hari akhir? Mana yg lebih besar urusan dunia atau akhirat?
Semoga saya bisa membuat rutinitas saya Prosentasenya menjadi lebih besar untuk urusan akhirat Aamiin YRA

About Hamba Allah

Mulai memikirkan kehidupan setelah mati, pertanggungjawaban kelak Starting care about life after death and responsibility as a human to God
This entry was posted in islam. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s