PEMBUATAN AQUASCAPE AIR TAWAR

Pembuatan dekorasi akuarium dimulai dengan menaburkan sepetiga bagian dari total tinggi pasir yang akan dimasukkan kemudian ditaburkan pupuk diatasnya dan dicampur. Diatas pupuk tersebut ditutupi lagi dengan 2/3 bagian dari total tinggi pasir yang akan dimasukkan. Ornamen batu dan kayu yang sebelumnya telah dicuci, dipasang sesuai dengan desain yang ingin dibuat. Setelah itu melakukan pengisian air sampai setengah bagian dari volume air di akuarium yang diinginkan. Teknik pengisian air ini biasanya menggunakan selang yang ditadah dengan piring supaya air yang masuk ke akuarium tidak mengaduk substrat pasir di dasar akuarium dan merusak dekorasi yang telah dibuat sebelumnya. Langkah selanjutnya ialah menanam tanaman air yang telah dirsiapkan sesuai dengan desain yang diinginkan dan setelah selesai, air yang keruh kemudian dibuang dan diisi kembali dengan air yang bersih (Yulianto, 2001).

Langkah – langkah setup aquascape adalah sebagai berikut :

Substrat dicampur dengan pupuk dasar. Campuran ini sebagai lapisan dasar aquascape kira-kira setebal 3 cm. Para aquascaper biasanya menggunakan lapisan tanah merah sebagai lapisan pertama dengan catatan tanah merah yang dipakai harus murni dan bebas pupuk, pestisida dan bahan – bahan kimia lainnya.
Lapisan pertama ditutup dengan substrat setinggi 3 – 7 cm. Bagian belakang bisa dibuat kontur yang agak meninggi.
Aksesoris kayu atau batu bila ada dipasang, untuk memulai rancangan kasar.
Aquarium diisi dengan air 1/3 bagian dari volume air yang diinginkan kemudian mulai menanam dari tanaman background, midground dan foreground. Untuk setup pertama kali usahakan menanam sepadat mungkin agar perkembangan algae terhambat oleh pertumbuhan tanaman. Kemudian setelah beberapa minggu kepadatan tamanan bisa dikurangi jika diinginkan.
Aksesoris Filter, lampu dan CO2 set dipasang dan disesuaikan dengan bentukan dekorasi akuarium yang dibuat.
Aquascape akan terlihat stabil apabila mulai terlihatnya pertumbuhan tanaman. penggunaan pupuk cair sudah dapat dilakukan sesuai dosis volume akuarium .

Posted in Aquascape | Leave a comment

Keseimbangan kepentingan dunia dan akhirat

Sebagai muslim diumur umur mendekati 50 tahun alhamdulilah saya sudah concern dengan masalah ini.
Kita semua tahu bahwa di Islam di nyatakan bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara ( kurang lebih 60 tahun lah ).
Kehidupan abadi adalah nanti setelah kiamat terjadi, ada hari kebangkitan manusia kemudian dihisab hingga diputuskannya antara masuk neraka dan surga.
Bila seperti itu mengapa dalam kehidupan sehari hari di dunia ini maka kita lebih banyak memikirkan nikmatnya dunia dan mengenyampingkan aturan aturan yang dibuat Allah……..nauzubillah minzalik
Mulai lah saya mengevaluasi diri dan mencoba membuat list kegiatan sehari hari dimana dikatakan bahwa segala sesuatunya tergantung dengan niat. Tidak inginkah kita melakukan kegiatan rutin yang kita lakukan menjadi sebuah rutinitas ibadah?
Kalau sudah mengenai rutinitas ini maka setiap manusia mempunyai rutinitas yang berbeda.hanya …..hanya………
Berapa persen hasilnya rutinitas kita tersebut dengan mengingat hari akhir? Mana yg lebih besar urusan dunia atau akhirat?
Semoga saya bisa membuat rutinitas saya Prosentasenya menjadi lebih besar untuk urusan akhirat Aamiin YRA

Posted in islam | Leave a comment

10 ayat Al-Qur’an yang terbukti secara ilmiah

10 ayat Al-Qur’an yang terbukti secara ilmiah
November 20, 2014Written by Anisah Haidaratul HanifahPublished in Sains & Teknologi
10 ayat Al-Qur’an yang terbukti secara ilmiah
KoPi- Fakta ilmiah yang tertuang dalam al-Qur’an dalam beberapa abad terakhir telah terbukti kebenarannya. Para ilmuan menemukan beberapa hasil penelitian yang ternyata telah tertulis dalam kitab suci umat muslim ini.

Bagi umat muslim, al-Qur’an dianggap sebagai penyempurna bagi kitab-kitab sebelumnya. Salah satu keajaiban al-Qur’an adalah terpeliharanya keaslian isi. Al-Qur’an tidak berubah sedikitpun sejak pertama kali diturunkan pada malam 17 Ramadan (14 abad yang lalu) hingga saat ini, dan bahkan mungkin sampai hari kiamat nanti.

Beberapa ilmuan menemukan fakta mencengangkan yang ternyata telah termaktub dalam al-Qur’an yang datang sebelum penelitian diadakan. Berikut 10 ayat al-Qur’an yang terbukti secara ilmiah:

1. Sungai di bawah laut

Definisi sungai sendiri adalah aliran air yang besar, memanjang, kemudian mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Namun melihat penelitian yang baru saja dilakukan oleh ilmuan Jacques-Yves Cousteau, pakar peneliti dunia bawah laut asal Mexico, sepertinya sungai perlu didefinisikan ulang. Penelitian yang ia tekuni menemukan bahwa terdapat sungai di dalam lautan. Jadi akan ada bagian dari lautan yang mempertemukan antara air tawar dan asin. Sungai bawah laut tersebut terjadi karena terdapat perbedaan tekanan lapisan air. Hal inilah yang telah disampaikan al-Qur’an lewat surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqan ayat 53 yang artinya: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”

2. Jasad Fir’aun yang masih utuh

Fir’aun merupakan gelar yang digunakan untuk para penguasa, pemimpin keagamaan dan pemimpin politik pada Mesir kuno. Pada tahun 1975 presiden Perancis menawarkan kepada kerajaan Mesir bantuan untuk meneliti, mempelajari dan menganalisis mumi Firaun, Ramsess II, yang sangat terkenal. Ramsess II diceritakan mati tenggelam dalam Laut Merah ketika mengejar Nabi Musa dan pengikutnya. Dipimpin oleh dokter Prof. Dr. Maurice Bucaille, penelitian ini berhasil menemukan fakta bahwa terdapat sisa-sisa garam yang masih melekat pada jasad mumi tersebut sebagai bukti besar bahwa Firaun mati akibat tenggelam di dalam laut. Selain itu diketahui juga perihal jasad yang dikeluarkan dari laut, dirawat, dan dijadikan mumi hingga dapat awet hingga sekarang. Al-Qur’an yang datang beberapa dekade sebelum penelitian ini telah menjelaskan dalam surat Yunus ayat 92 yang artinya “Maka hari ini, Kami biarkan engkau (hai Firaun) terlepas dari badanmu (yang tidak bernyawa ditelan laut), untuk menjadi tanda bagi orang-orang setelahmu (supaya mereka mengambil pelajaran). Dan (ingatlah) sesungguhnya kebanyakan manusia lengah terhadap tanda-tanda kekuasaan Kami!”

3. Sidik jari

Sidik jari adalah adalah hasil reproduksi tapak/bekas pada sesuatu yang pernah tersentuh kulit telapak tangan atau kaki. Sidik jari manusia digunakan untuk keperluan identifikasi karena di dunia ini tidak ada manusia yang memiliki sidik jari yang persis sama. Seiring perkembangan zaman, sidik jari sudah di kembangkan ke arah security system yang berfungsi sebagai data keamanan. Pola sidik jari selalu ada dalam setiap tangan dan bersifat permanen. Itu berarti dari bayi hingga dewasa pola sidik jari tidak akan berubah sebagaimana garis tangan. Kekhasan sidik jari ini telah disampaikan al-Qur’an surat Al Qiyamah ayat 3-4 yang artinya “Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?. Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.”

4. Segala sesuatu diciptakan berpasangan

Orang muslim pasti pernah mendengar arti dari surat QS Adz-Zaariyat ayat 49: “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” Menurut ayat ini, Allah telah menciptakan segala sesuatunya secara berpasangan, termasuk berbagai partikel yang ada di bumi. Seorang ilmuwan asal Inggris, Paul Dirac, berhasil melakukan penelitian yang membuktikan bahwa materi diciptakan secara berpasangan (terdapat proton dan neutron dalam elektron). Penemuannya dinamakan ‘Parite. Dia memperoleh Nobel di bidang fisika pada tahun 1933 karena penemuannya itu.

5. Tumbuhan yang bertasbih

Sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, mengungkapkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh tim ilmuwan asal Amerika Serikat tentang suara ulstrasonik yang berasal dari tumbuhan. Penelitian yang dipimpin oleh Prof. William Brown ini kemudian merekam dan menyimpan suara ultrasonik dari tumbuhan dan mengubahnya menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditampilkan ke layar monitor dalam bentuk rangkaian garis. Yang mengejutkan adalah, garis-garis tersebut membentuk lafadz Allah yang kemudian diketahui sebagai kalimat tasbih. Al-Qur’an tentu saja telah menjelaskan fenomena ini dalam surat Al-Israa’ ayat 44 yang artinya “Dan tak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.”

6. Fenomena hujan darah

Pada tahun 2008, hujan berwarna merah yang dipastikan oleh bakteriolog setempat sebagai darah jatuh pada sebuah komunitas kecil di La Sierra, Choco, Kolombia. Sebagian sampel diambil dan analisis, dan hasilnya menunjukkan bahwa air itu darah. Qur’an surat Al-A’raf ayat 133 telah memperingatkan kejadian ini: “Maka Kami kirimkan kepada mereka angin topan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.”

7. Ledakan big bang

Big bang merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta yang didasarkan pada kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta. Berdasarkan permodelan ledakan ini, alam semesta, awalnya dalam keadaan sangat panas dan padat, mengembang secara terus menerus hingga hari ini. Diantara teori penciptaan alam semesta yang lain, teori ini telah memberikan penjelasan paling komprehensif dan akurat yang didukung oleh metode ilmiah beserta pengamatan. Begitulah yang juga disampaikan al-Qur’an dalam surat Al-Anbiya’ ayat 30: “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya.”

8. Bahtera kapal Nuh

Cerita tentang kehebatan kapal Nabi Nuh yang terdampat setelah banjir bandang sudah diwariskan dalam al-Qur’an Hud ayat 44 yang artinya “Hai bumi tahanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi (tempat yang tinggi), dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim”. Setelah selang dekade berlalu, sejumlah peneliti menemukan bukti-bukti valid tentang keberadaan kapal Nuh tersebut. Melalui penelitian selama beratus-ratus tahun dan mengamati hasil foto satelit, salah satu situs yang dipercaya sebagai jejak peninggalan kapal tersebut terletak di pegunungan Ararat, Turki, yang berdekatan dengan perbatasan Iran. Pemerintah Turki mengklaim 3500 tahun kemudian bangkai kapal tersebut ditemukan pada 11 Agustus 1979 di wilayahnya.

9. Segala yang hidup berasal dari air

Air adalah salah satu komponen pembentuk kehidupan, apabila ada cadangan air disuatu tempat, dipastikan ada kehidupan di dalamnya. Kemudian ternyata benar bahwa segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Surat Al- Anbiya menjelaskannya di ayat 30: “…dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup… “

10. Fakta tentang jenis kelamin bayi

Hasil penemuan ilmu genetika abad 20 menjelaskan bahwa jenis kelamin seorang bayi ditentukan oleh air mani dari pria. Dalam air mani pria terdapat kromosom x yang berisi sifat-sifat kewanitaan dan kromosom y berisi sifat kelaki-lakian. Sedangkan dalam sel telur wanita hanya mengandung kromosom x yang mengandung sifat-sifat kewanitaan. Jenis kelamin seorang bayi tergantung pada sperma yang membuahi, apakah mengandung kromosom x atau y. Alquran telah menjelaskan fakta itu dalam surat An Najm ayat 45-46, “Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan.” Sebelum penemuan itu diperoleh, masyarakat menganggap bahwa penentu jenis kelamin berasal dari wanita, bukan dari air mani si pria.

Baca juga:
Borobudur karya Nabi Sulaiman di Jawa
Inilah 10 tokoh hebat Indonesia tanpa ijazah
Berita terpopuler

Anisah Haidaratul Hanifah
ANISAH HAIDARATUL HANIFAH

Website: https://www.facebook.com/haii.pleiades Email idanur22@yahoo.com
RELATED ITEMS

RUU Agama “Lindungi semua keyakinan”

“The Lost Gospel”: Yesus tidak disalib dan berkeluarga

Distorsi Islam di Film Hollywood

Saudi Arabia: jamaah haji bebas dari Ebola

Budaya populer dan identitas Muslim muda di Indonesia

Read 21625
font size decrease font size increase font size
Print
Email
1 2 3 4 5
(0 votes)
Login to post comments

Posted in islam | Leave a comment

Subhanallah, Inilah Rahasia Besi yang Tertera dalam Al-Qur’an

BESI merupakan sejenis logam yang sangat berguna bagi kebutuhan manusia. Dan ternyata dalam al-Qur’an pun sudah dijelaskan. Asal mula besi juga sudah tertera dalam al-Qur’an. Kita mengetahui asal besi itu dari para ilmuan yang menelitinya. Padahal Allah telah menjelaskannya beberapa abad yang lalu.

Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam al-Qur’an. Dalam Surat al-Hadiid, yang berarti “besi,” kita diberitahu sebagai berikut: “Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia,” (al-Qur’an, 57: 25).

Kata “anzalnaa” yang berarti “kami turunkan” khusus digunakan untuk besi. Dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni “secara bendawi diturunkan dari langit,” kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

Seorang ilmuwan terkenal yang menjadi pembicara dalam seminar ‘Mukjizat Ilmiah al-Qur’an al-Karim,’ DR Strogh yang juga begitu tersohor di kalangan Badan Antariksa Amerika, NASA mengatakan, “Kami telah melakukan berbagai penelitian terhadap sejumlah barang tambang bumi dan sejumlah penelitian laboratorium. Namun hanya satu jenis barang tambang yang sangat membingungkan para ilmuan, yaitu besi. Dari sisi kapasitasnya, besi memiliki bentuk (struktur) yang unik. Agar elektron-elektron dan nitron-nitron dapat menyatu dalam unsur besi maka ia butuh energi yang luar biasa mencapai 4 kali lebih besar dari total energi yang ada di planet matahari kita.”

Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut “nova” atau “supernova.” Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan “diturunkan ke bumi,” persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika al-Qur’an diturunkan. [rika/islampos]

Posted in islam | Leave a comment

Wortel, Telur, dan Kopi

Kisah ini saya baca di sore hari saat saya nyantai di teras rumah, saya masukkan cerita ini ke dalam blog karena dg maksud bisa menjadi masukan buat saya pribadi dan yg lainnya. Dan…..ini bukan tulisan saya sendiri lohhhhhhh
MASALAH dapat terjadi setiap saat. Apabila kita tidak punya uang itu masalah. Kita kaya juga masalah, karena kekayaan itu harus dipertanggung jawabkan. Jadi, hidup itu tidak akan lepas dari masalah. Nah, saat mengalami masalah, reaksi orang itu berbeda-beda.

Ada yang diibaratkan seperti wortel, telur, dan kopi. Lalu apa sih maksud dari wortel, telur, kopi tersebut? Berikut penjelasannya.

Seorang wanita yang baru saja menikah, datang ke ibunya dan mengeluh soal tingkah laku suaminya. Setelah pesta pernikahan, baru ia tahu karakter asli sang suami keras kepala, suka bermalas-malasan, cuek, boros, dan sebagainya. Wanita muda itu berharap orang tuanya ikut menyalahkan suaminya.

Namun betapa kagetnya dia karena ternyata ibunya diam saja, bahkan sang ibu kemudian malah masuk ke dapur, sementara putrinya terus bercerita dan mengikutinya. Sang ibu lalu memasak air. Setelah sekian lama, air mendidih.

Sang ibu menuangkan air panas mendidih itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan. Di gelas pertama ia masukkan telur, di gelas kedua ia masukkan wortel. Dan di gelas ketiga ia masukkan kopi. Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ke-3 gelas tadi, dan hasilnya: Wortel yang keras menjadi lunak, telur yang mudah pecah menjadi keras, dan kopi menghasilkan aroma yang harum.

Lalu sang ibu menjelaskan: “Nak, masalah dalam hidup itu bagaikan air mendidih. Namun, bagaimana sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

“Kita bisa menjadi: 1. Lembek seperti wortel. 2. Mengeras seperti telur. 3. Atau harum seperti kopi. “Jadi, wortel dan telur bukan mempengaruhi air. Mereka malah berubah oleh air. Sementara kopi malah mengubah air dan membuatnya menjadi harum.

“Dalam tiap masalah, selalu tersimpan mutiara yang berharga. Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja, tapi apakah kita dapat tetap bersyukur saat kita ditimpa masalah?

“Ada tiga reaksi orang, saat masalah datang, yaitu: 1. Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh dan mengasihani diri sendiri. 2. Ada yang mengeras, marah dan menyalahkan pihak lain. 3. Ada yang justru semakin harum, menjadi semakin kuat dan bijaksana.” [st/rki]

Posted in islam | Leave a comment

Maafkan Aku Nak/siapapun

Pagi ini saya berusaha mencari dan menemukan sebuah catatan tentang maaf beberapa tahun yang lalu.

Bagiku, kata maaf sangatlah berharga. Aku tidak ingin permasalahan ini nantinya akan menyulitkanku di akhirat. Untuk itu, aku minta maaf padamu. Setidaknya ucapan permintaan maaf ini memperingan beban di pundakku. Aku sangat mengharapkan pemberian maaf darimu. Kalaupun aku tidak mendapatkan hal itu, setidaknya gugur satu kewajibanku untuk minta maaf padamu.
Dan aku selalu memaafkanmu atas perbuatan yang mungkin kau lakukan atau tidak sengaja kau lakukan. Meskipun ucapan maaf itu tidak akan keluar darimu. Aku akan berusaha untuk memaafkan dan mengikhlaskan semua itu. Setidaknya, gugur lagi satu kewajibanku untuk memaafkanmu.
Pertengkaran, perselisihan, kesalahpahaman. Seringkali kita menjumpainya dalam kehidupan kita. Boleh jadi timbul amarah di hati kita yang berbuah luka, dan bukan tak mungkin pula kita menorehkan sakit yang berujung luka pula di hati saudara kita. Ada yang bilang, luka di hati itu seperti paku. Dia menancap di kayu dan menimbulkan bekas lubang. Begitu juga amarah dari orang lain. Seringkali menimbulkan sakit hati yang tak kunjung hilang.

Tapi, bukan berarti kita bisa membiarkan paku dan lubang itu terus bersemayam di dalam lubuk hati kita. Di sinilah peran maaf itu bermain. Menurut saya, maaf adalah suatu mekanisme timbal balik. Maksudnya, suatu kesalahan akan selesai jika ada yang meminta maaf dan sebagai timbal balik, ada orang lain yang akan memberi maaf pula.

Dalam urusan dosa, kita hanya diminta untuk bertaubat dan mohon ampun pada-Nya. Sesimpel itu. Kenapa? Karena Allah maha Pemaaf. Dalam keadaan apapun, Allah akan memaafkan hamba-Nya yang memohon ampun pada-Nya. Habis sudah perkara, tinggal bagaimana kita mau sering-sering meminta maaf pada-Nya.

Beda halnya dengan manusia. Ketika kita berbuat salah (terlebih jika akhirnya menyeret pada dosa), kita tak cuma cukup memohon ampun pada Allah tetapi juga memohon maaf kepada orang yang bersangkutan. Karena manusia bukan Sang Maha Pemaaf, boleh jadi urusan maaf-memaafkan ini tidak semudah yang dibayangkan.

Meminta maaf menjadi sulit jika diri kita masih diliputi gengsi. Barangkali diri kita merasa berada di pihak yang benar. Mungkin pula kita terlalu tinggi hati untuk mengakui kesalahan diri kita. Atau kita terlalu gila hormat hingga merasa orang lain-lah yang seharusnya meminta maaf duluan pada kita.

Maka saya tuliskan di penggalan catatan saya di atas, sebuah kewajiban dari diri kitalah untuk meminta maaf. Paku dan lubang tak akan benar-benar hilang jika tidak ada yang mencabut paku itu. Kita lah yang harus mencabut paku yang ada di hati orang lain. Itulah tugas kita. Dan menjadi gugurlah kewajiban kita itu jika kata maaf sudah terlontar dari mulut kita.

Tapi, bagaimana dengan lubang yang masih tersisa? Di sinilah peran kedua dibutuhkan. Lubang akan sirna jika pemilik hati segera menutupnya. Artinya, luka di dalam diri seseorang akan musnah ketika kita sendiri sebagai pemilik hati mau menghilangkannya. Bagaimana caranya? Dengan memaafkannya.

Perkara memaafkan ini juga bukan urusan gampang. Kadang di mulut sudah mengatakan memaafkan tapi di hati belum demikian. Rasa sakit hati masih ada. Barangkali karena disimpan lama justru menjadi sebuah dendam. Dan jika diguyur sedikit minyak amarah saja, sudah terbakar gosong seluruh hati kita. Jadi benar-benar urusan diri kita sendiri apakah kita akan memaafkan atau tidak karena tergantung kita juga mau terus sakit hati atau tidak.

Sekalipun orang yang berbuat salah pada kita tidak meminta maaf, apakah kita akan merasa nyaman hidup dengan dengan paku menancap di hati? Maka, itulah yang saya tulis di catatan saya di atas: meskipun ucapan maaf tidak keluar darimu, aku akan memaafkanmu. Bukan apa-apa, saya hanya tidak mau hidup dengan terus-menerus membawa paku. Kalau memang bukan dia sendiri yang mencabut paku itu, biarlah saya yang mencabutnya dan saya pula yang menutup bekas lubangnya.

Simpel seharusnya. Perkara maaf dan memaafkan kembali lagi pada diri kita sendiri (pun Allah SWT yang semoga mengampuni). Jika memang mekanisme ini berjalan terus, bukankah tak akan ada lagi yang namanya sakit hati? Wallahua’lam.

IMG_0580.JPG

Posted in islam | Leave a comment

Warna akik hubungannya dengan Cakra tubuh? Wallahu’alam

TEMPO.CO, Jakarta – Sebagian penggemar batu akik percaya batu itu akan memberi pengaruh positif bagi kesehatan tubuh. Master Reiki yang juga seorang kolektor batu akik, FX Hadi Wijaya mengatakan pengguna batu akik bisa merasakan manfaatnya jika mengenakan batu dengan warna yang sesuai dengan cakra tubuhnya.

Pada tubuh manusia, menurut Hadi, ada tujuh cakra. “Nah, warna batu akik disesuaikan dengan ketujuh cakra itu,” kata Hadi ketika ditemui di Jakarta Gems Center (JGC) Rawabening, Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu 3 September 2014

Lelaki yang menggeluti ilmu reiki sejak 1997 ini percaya tubuhnya senantiasa sehat berkat mengenakan warna batu yang sesuai dengan cakranya. Seperti batu akik kuning yang dikenakan di jari manis kanannya.

“Batu kuning untuk cakra solar plexus atau ulu hati. Batu ini baik untuk kesehatan pencernaan dan ginjal,” ujar pria yang membuka pengobatan alternatif dengan menggunakan batu itu. Selain baik untuk tubuh, batu kuning juga membawa keberuntungan atau kemakmuran.

Selain warna kuning, Hadi menjelaskan, warna batu akik lainnya beserta pasangan cakranya adalah sebagai berikut:
– Batu akik merah untuk cakra dasar pada ginjal dan usus besar
– Batu akik jingga untuk cakra seksualitas pada alat kelamin
– Batu akik hijau untuk cakra jantung
– Batu akik biru untuk cakra tenggorokan
– Batu akik biru tua untuk cakra mata ketiga, pada mata, hidung, dan telinga
– Batu akik ungu untuk cakra mahkota pada ubun-ubun

Posted in permata | Leave a comment